Keselamatan kerja di proyek konstruksi merupakan prioritas utama dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Salah satu sistem proteksi yang sangat dibutuhkan adalah safety net .
Jaring pengaman proyek digunakan untuk mengurangi risiko cedera akibat jatuh dari ketinggian , baik bagi tenaga kerja maupun material proyek .
Safety net adalah alat keselamatan kerja utama untuk pekerjaan di ketinggian . Pelajari fungsi, jenis, standar, dan tips memilih safety net proyek yang tepat.
Apa Itu Jaring Pengaman Proyek?
Safety net adalah perlengkapan K3 berbentuk anyaman tali berkekuatan tinggi yang dipasang pada lokasi kerja di ketinggian, seperti proyek konstruksi .
Dalam sistem keselamatan kerja, safety net berfungsi sebagai:
Proteksi tenaga kerja dari jatuh
Pengaman material proyek
Pelindung area kerja di bawah
Fungsi Jaring Pengaman Proyek dalam Sistem K3
Penggunaan jaring pengaman proyek memberikan manfaat signifikan dalam sistem K3.
Mencegah Cedera Akibat Jatuh
Safety net berfungsi menyerap energi jatuh sehingga mengurangi dampak benturan pada tubuh pekerja.
Melindungi Area Kerja di Bawah
Selain pekerja, jaring pengaman juga berfungsi untuk:
Mengamankan peralatan
Menahan material proyek
Menjaga keselamatan pekerja lain
Mendukung Kepatuhan Audit K3
Penggunaan jaring pengaman proyek membantu perusahaan:
Memenuhi regulasi K3
Mengurangi temuan audit
Membangun sistem kerja aman
Jenis-Jenis Jaring Pengaman Proyek
Pemilihan jaring pengaman proyek harus disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan.
Safety Net Horizontal
Digunakan di area kerja ketinggian untuk mengamankan material yang jatuh.
Safety Net Vertikal
Digunakan pada sisi bangunan untuk mencegah pekerja jatuh ke samping .
Safety Net dengan Bahan PP atau Nylon
Umumnya dibuat dari:
Polypropylene (PP)
Bahan nylon industri
yang kuat terhadap beban berat dan ideal untuk pekerjaan berat.
Standar Jaring Pengaman Proyek dalam K3
Agar berfungsi maksimal, safety net proyek harus memenuhi standar keselamatan .
Beberapa acuan standar:
Standar K3 nasional
Standar internasional EN / ISO
Safety net yang baik harus memiliki:
Kekuatan tarik tinggi check here
Ukuran mesh sesuai standar
Sistem anchoring yang kuat
Tips Memilih Safety Net
Agar penggunaan APD tepat guna, perhatikan:
Pilih safety net dengan spesifikasi jelas
Sesuaikan ukuran jaring dengan area proyek
Pastikan pemasangan dilakukan oleh tenaga berpengalaman